Sebanyak 500 personel diterjunkan, termasuk Tim Pengurai lalu lintas yang disiagakan di berbagai titik strategis.
Tim tersebut ditempatkan di kawasan rawan kepadatan seperti pusat pertokoan, fasilitas umum, Alun-Alun Merdeka, kawasan heritage Jalan Basuki Rahmat, Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), hingga jalur perbatasan Kota dan Kabupaten Malang, seperti Karanglo, Landungsari, dan Kacuk.
Tim urai bersifat feksibel, Pengamanan juga diperkuat di setiap persimpangan yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan.
“Tim pengurai kami siagakan untuk mencegah penumpukan kendaraan sekaligus memberikan rasa aman di titik-titik keramaian,” jelasnya.








