Apel ini, menurut Bupati, menjadi sarana pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi rangkaian kegiatan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Ia juga mengingatkan adanya potensi bencana akibat perubahan iklim hingga Februari 2026 sebagaimana disampaikan BMKG, sehingga diperlukan kewaspadaan bersama.
Polri bersama stakeholder telah memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keselamatan lalu lintas (kamseltibcarlantas). Sterilisasi tempat ibadah juga akan dilakukan dengan menggandeng organisasi keagamaan demi kelancaran dan kekhusyukan ibadah Natal.
Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan darurat 110 Polri sebagai sarana informasi maupun pengaduan terkait keamanan dan lalu lintas. Seluruh personel diminta menjaga kesehatan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian.







