“Ditengah tantangan ekonomi sosial yang terus berkembang, kehadiran Baznas Kabupaten Sidoarjo menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan inklusif berkelanjutan, Sidoarjo tangguh,”ucapnya.
Bupati mengatakan pemerintah terus berkomitmen menghadirkan kebijakan dan program yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat. Khususnya kelompok rentan yang membutuhkan melalui sinergitas dengan Baznas, dunia usaha dan lembaga sosial lainnya.
“Dengan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, kita yakin Kabupaten Sidoarjo akan tumbuh menjadi daerah yang kuat secara ekonomi, kokoh secara sosial dan berkarakter secara budaya,”ucapnya.
Disampaikannya bahwa khitan bukan hanya tentang kesehatan dan syariat agama. Namun juga menjadi tradisi sosial dan ikhtiar membentuk generasi yang sehat, bersih dan berakhlak mulia. Oleh karena itu bupati ucapkan terimakasih kepada para orang tua yang mengikuti khitan massal kali ini. Kepercayaan yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar mulia dalam menyiapkan masa depan anak-anak baik dari sisi kesehatan, mental dan spritual.
“Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat iman, cerdas pikiran dan luhur akhlaknya, untuk anak-anakku yang dikhitan, kalian adalah anak-anak hebat, anak-anak pemberani, proses ini adalah langkah awal proses kedewasaan serta tanggung jawab dan kemandirian,”ucapnya.







