Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan bahwa kesejahteraan anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap pendidikan mereka, termasuk melalui program beasiswa yang rutin diberikan Pemkab Sidoarjo.
“Anak-anak yatim adalah aset bangsa. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus memberikan perhatian melalui dukungan kerjasama dengan Baznas dan Siantar Top,” ujarnya.
Bupati juga berpesan kepada pengurus panti asuhan agar disiplin dalam mendidik anak-anak, terutama dalam hal belajar dan mengaji, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi mandiri dan bertanggung jawab.
Ketua Baznas Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini telah berjalan selama empat tahun bersama Yayasan Siantar Top Peduli. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat diperluas ke program pendidikan bagi anak yatim.








