Deklarasi dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, yang menekankan pentingnya pendidikan yang adil, inklusif, dan ramah bagi semua anak, termasuk penyandang disabilitas.
“Kami berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang adil, inklusif, dan ramah bagi semua,” ucap Hj. Mimik Idayana lantang, diikuti oleh seluruh pejabat yang hadir.
Dalam sambutannya, Wabup Mimik menegaskan bahwa daerah tidak bisa disebut maju apabila masih ada masyarakat yang tertinggal atau tidak memperoleh kesempatan yang sama. Pemkab Sidoarjo, katanya, terus berupaya meningkatkan layanan pendidikan inklusif melalui pelatihan guru agar mampu memenuhi akomodasi layak bagi peserta didik penyandang disabilitas.
“Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk mempercepat terwujudnya pendidikan inklusif, pendidikan yang tidak hanya mengedepankan pengetahuan, tetapi juga kemanusiaan,” ajaknya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru disabilitas yang dinilai memiliki tugas mulia, bukan sekadar mengajar, tetapi juga membuka jalan bagi anak-anak disabilitas agar percaya diri, mandiri, dan mampu meraih masa depan.







