Ketua Pelaksana Kejurkab, Saiful Tulus Jatmika, S.Pd M.Pd, mengungkapkan bahwa persiapan hanya dilakukan dalam waktu dua bulan. Namun, jumlah peserta yang mencapai ratusan menjadi bukti tingginya minat pelajar terhadap olahraga asal India tersebut.
“Sekitar 80 persen peserta adalah pendatang baru, bahkan ada yang baru berlatih kurang dari sebulan. Meski begitu, penampilan mereka luar biasa dan tidak ada yang mengalami cedera,” jelas Saiful.
Ketua Umum Foksi Sidoarjo, Dr. Imam Jawahir, S.Pd MM, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak pendukung. Ia berharap Kejurkab ini menjadi awal pembinaan berjenjang di sekolah-sekolah Sidoarjo.
“Kami ingin Kabaddi hadir di setiap jenjang pendidikan, dari SD hingga SMA, sehingga nantinya bisa melahirkan atlet yang siap tampil di Porprov Jatim 2027,” ujarnya.
Ketua KONI Sidoarjo, Drs. Imam Mukri Affandy M.Si, menilai Kejurkab Kabaddi sebagai sarana strategis menjaring bibit atlet potensial. Menurutnya, antusiasme pelajar menunjukkan bahwa Kabaddi mulai mendapat tempat di hati generasi muda Sidoarjo.







