Kini, dengan robohnya balkon sisi selatan gedung, masyarakat menuntut tindakan nyata. Bukan lagi sekadar audit atau konferensi pers, melainkan penegakan hukum yang tegas dan transparan. Puing-puing bangunan itu telah berbicara lebih lantang daripada laporan keuangan—menjadi bukti visual atas lemahnya pengawasan dan integritas proyek.
Apakah KPK akan menjadikan insiden ini sebagai momentum untuk mempercepat proses hukum? Ataukah publik harus kembali menonton episode lanjutan dari “sinetron” kasus lantai 7 yang tak kunjung tamat? [Ags]







