Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit menahun, di antaranya menjalani cuci darah dan menderita penyakit jantung.
“Korban diketahui berinisial S (60), perempuan, warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, dengan ciri-ciri tinggi badan sekitar 155 cm, mengenakan baju gamis lengan panjang warna hitam putih bermotif loreng serta celana panjang warna coklat muda.” tambahnya.
Tidak ditemukan bekas luka maupun tanda kekerasan pada tubuh korban.
KSPKT Polres Lamongan IPTU Markusno melalui Kasihumas Polres Lamongan menyampaikan bahwa kehadiran petugas di TKP merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan setiap peristiwa ditangani secara profesional.
“Petugas segera mendatangi TKP setelah menerima laporan dari warga, melakukan pengecekan lokasi, serta membantu proses evakuasi jenazah ke rumah duka sesuai prosedur.” tutupnya.
Polres Lamongan mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar saluran air serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat. [NH]







