Di akhir wawancara, Umi Zaidah menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru RA yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat.
“Kalian adalah pejuang pendidikan yang menyalakan semangat santri di hati anak-anak. Semoga ini menjadi ladang amal dan bukti kecintaan kita terhadap agama dan bangsa,” tuturnya dengan haru.
Bagi KKRA Kabupaten Tuban, Hari Santri Nasional 2025 menjadi refleksi atas peran santri dalam sejarah bangsa, sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai keislaman dan kebangsaan harus terus ditanamkan sejak usia dini. [J2]







