Seiring berjalannya operasi, tercatat 12.242 warga telah mendapatkan pelayanan kesehatan di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Lonjakan pasien menunjukkan tingginya kebutuhan medis pasca banjir dan longsor. Keluhan yang ditangani beragam, mulai dari luka fisik akibat evakuasi hingga penyakit umum seperti influenza, hipertensi, dan gangguan asam lambung.
Aceh menjadi wilayah dengan dampak korban paling tinggi, dengan 2.481 jiwa terdampak dan 356 korban meninggal dunia hingga 6 Desember. Sementara di Sumatera Barat, posko kesehatan mencatat jumlah pasien terbesar, yakni 7.153 orang dengan keluhan beragam.
Untuk memperkuat penanganan, Polri juga mengerahkan 34 personel DVI untuk identifikasi jenazah, 12 personel psikologi untuk trauma healing, serta 86 ambulans di tiga provinsi. Hingga Sabtu sore, tercatat 25 jenazah berhasil diidentifikasi di Aceh, satu di Sumbar, serta ratusan pengungsi telah mendapat layanan medis di berbagai titik.






