Nunukan Tak Boleh Gelap: Pertamina Prioritaskan BBM Subsidi untuk Nelayan Perbatasan

  • Whatsapp

NUNUKAN | DN – Di tengah tantangan geografis dan operasional, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimanta0n menunjukkan respons cepat dalam menjaga kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Biosolar di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia ini menjadi prioritas penyaluran, terutama bagi nelayan di Pulau Sebatik yang menggantungkan hidup pada laut.

Langkah ini dilakukan menyusul kendala operasional dua kapal suplai yang tengah menjalani proses docking tahunan. Tanpa penanganan cepat, pasokan BBM berisiko terganggu, dan aktivitas nelayan bisa lumpuh.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa begitu menerima informasi penyesuaian distribusi, Pertamina langsung menyiapkan skema alternatif. “Kami pastikan pasokan Biosolar tetap terjaga, terutama untuk nelayan yang sangat bergantung pada BBM subsidi,” ujarnya.

Distribusi BBM ke Nunukan dilakukan melalui Fuel Terminal Tarakan sejak Kamis (8/1/2026), dan dipantau secara intensif. Sales Branch Manager Kaltimut V Fuel, Muhammad Naufal Atiyah, menyebut bahwa SPBU di Nunukan mulai menyalurkan BBM sejak Jumat (9/1/2026), dan akan berlanjut hingga Senin (12/1/2026).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *