Modus “Pengobatan Spiritual” Berujung Pelecehan Seksual, Korban Laporkan ke Polisi

  • Whatsapp

TUBAN | DN – Kasus dugaan pelecehan seksual dengan modus pengobatan alternatif kembali mencuat di Tuban. Seorang pria yang mengaku sebagai ahli spiritual diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap sejumlah korban dengan dalih mengobati penyakit akibat “guna-guna” atau kiriman orang lain.

Berdasarkan keterangan korban berinisial RQ yang didampingi kuasa hukum Muhammad Chusnul Chuluq, S.H., dan M. Tob Hasan Fadhli, S.H., peristiwa pelecehan terjadi dua kali, yakni pada tahun lalu dan pada 2 November 2025. Pelaku yang merupakan paman korban membuka praktik pengobatan alternatif sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Modus pelaku dimulai dengan mengajak korban dan suaminya melakukan ritual pengobatan. Dengan alasan menghilangkan “aura jelek”, pelaku meraba tubuh korban mulai dari dada hingga area vital. Korban sempat melawan, namun diancam akan disantet jika menolak. Ancaman tersebut membuat korban ketakutan hingga akhirnya melarikan diri bersama suaminya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *