Kapten Supardi juga menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya apa pun. Oleh karena itu, para siswa diimbau untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.
Menutup penyampaiannya, Danramil menegaskan bahwa menjadi prajurit TNI bukan sekadar sebuah pekerjaan, melainkan sebuah pengabdian tulus kepada bangsa dan negara.
Dengan adanya kegiatan kampanye kreatif ini, diharapkan para siswa SMA Negeri 1 Ulujami memperoleh pemahaman yang benar mengenai proses dan persyaratan penerimaan prajurit TNI AD, serta termotivasi untuk mempersiapkan diri secara optimal sejak dini. [SIS]







