Menurut Zulhas, keberhasilan Lamongan tidak lepas dari peran aktif aparat TNI di tingkat desa. Ia memberikan penghargaan khusus kepada Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Deni Suryo, serta jajaran Babinsa yang dinilai mampu mempercepat pembangunan KDMP. “Kopdes ini akan menjadi penopang MBG dan menampung usaha-usaha rakyat,” tegasnya.
Pemerintah menargetkan pembangunan KDMP secara nasional mencapai 20 ribu hingga 30 ribu unit pada April 2026. Angka ini mencerminkan ambisi besar untuk menjadikan koperasi desa sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. “Bayangkan, Maret-April ini kita targetkan sudah terbangun 20 ribu sampai 30 ribu unit KDMP. Ini kerja besar dan nyata di lapangan,” kata Zulhas.
Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Arm Deni Suryo Anggo Digdo, melaporkan bahwa hingga kini terdapat 301 titik KDMP yang sudah terdaftar dalam portal resmi. Dari jumlah tersebut, 13 titik telah rampung 100 persen. Ia optimistis jumlah itu akan terus bertambah, dengan target 20 titik selesai pada akhir Januari dan 100 titik pada akhir Februari 2026.






