Korban perempuan berinisial N (15), kemudian dibawa ke Polsek Ngawi Kota untuk identifikasi dan pemeriksaan.
Menurut keterangan ibu korban, korban diduga mengalami tekanan emosi setelah terjadi perselisihan keluarga. Korban sempat meninggalkan rumah selama tiga hari sebelum akhirnya ditemukan bekerja di sebuah warung. Setelah dipanggil dan dimarahi oleh ibunya serta ponselnya diminta, korban diduga merasa tertekan hingga mencoba mengakhiri hidup.
Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa penanganan kasus percobaan bunuh diri membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak, terutama keluarga dan lingkungan sekitar.







