Acara puncak diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian dan perjalanan panjang sekolah yang telah berdiri selama lebih dari enam dekade. Selain itu, pelepasan balon turut menambah meriahnya suasana. Tak ketinggalan, pertunjukan seni budaya yang menggugah, serta pemberian hadiah kepada para pemenang lomba menjadi sorotan utama acara ini.
Drs. Imam Basori, juga menambahkan bahwa kegiatan Dies Natalis ke-62 ini murni dikelola oleh siswa, dengan pendampingan para guru. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi siswa untuk belajar berorganisasi, mengelola keuangan, dan bekerja sama dengan teman-temannya.
“Harapan saya, kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Selain belajar untuk bekerja sama dalam sebuah organisasi, mereka juga belajar bertanggung jawab dalam mengelola acara besar seperti ini. Saya berharap nanti adik-adik mereka yang akan menjadi pengurus OSIS dapat lebih mandiri dan memanfaatkan ilmu yang mereka dapat dari organisasi ini, sehingga nanti ketika mereka terjun ke masyarakat, mereka sudah siap menghadapi tantangan,” ujar Drs. Imam Basori.







