Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudporapar Surabaya, Heri Purwadi, mengungkapkan bahwa banyak penerima bantuan justru berasal dari jalur mandiri yang identik dengan keluarga mampu karena adanya kewajiban membayar uang gedung. “Pak Wali marah betul ketika bantuan tidak tepat sasaran. Setelah dicek, banyak penerima dari jalur mandiri dengan penghasilan keluarga Rp15–20 juta per bulan,” jelasnya, Jumat (23/1/2026).
Heri menegaskan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung melakukan verifikasi setelah menerima laporan warga. Temuan tersebut dinilai bertentangan dengan tujuan utama program yang seharusnya menyasar keluarga miskin dan pra-miskin.







