Tantangan yang diberikan memiliki tingkat kesulitan berbeda dengan skor yang bervariasi. Tim memperoleh poin setelah berhasil menemukan flag yang benar. Jika dua tim mencatat skor sama, waktu pengerjaan menjadi pembeda. Meski kesalahan pengiriman flag tidak mengurangi poin, catatan tersebut tetap masuk dalam evaluasi proses.
Sejak awal, atmosfer kompetisi berlangsung intens. Peserta membuka kategori soal, memecahkan potongan kode, menelusuri jejak digital, hingga merangkai logika pertahanan siber. Ritme kerja dan kecepatan analisis menjadi faktor krusial dalam menentukan peringkat akhir.
- Juara I: Tim Anonymous – SMK Negeri 3 Tuban (Skor 4215)
- Juara II: Tim Titisan Sir Koko – SMK Negeri 1 Tuban (Skor 3945)
- Juara III: Tim SMATA Hacker – SMA Negeri 1 Tambakboyo (Skor 3375)
Kompetisi ini tidak hanya menampilkan kemampuan teknis para pelajar, tetapi juga menunjukkan kesiapan generasi muda Tuban menghadapi tantangan dunia digital yang terus berkembang. [J2]







