Menurut keterangan warga setempat, Tono, longsor terjadi akibat air sungai yang meluap dan menghantam pondasi bangunan.
“Kronologinya karena banjir, airnya meluap. Tanah di bawah bangunan ikut tergerus air. Longsornya sekitar dua sampai tiga meter,” jelas Tono.
Meski dua warung, salah satunya warung tembakau, ambruk akibat longsor, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tono menyebut warung miliknya tidak sampai roboh, namun bagian belakang bangunan ikut tergerus aliran air.
“Alhamdulillah warung saya tidak ambruk, hanya bagian belakang yang kena longsor,” tambahnya.
Selain itu, satu unit sepeda motor sempat terbawa longsoran karena diparkir di dekat lokasi. Beruntung, motor berhasil dievakuasi oleh warga yang sigap membantu proses penyelamatan.







