Dr. Yenny Vera Febriyanti Raih Gelar Doktor di Universitas Sebelas Maret dengan Disertasi tentang Tekanan Stakeholder dan Emisi Karbon Perusahaan

  • Whatsapp

Setelah melalui sesi tanya jawab yang berlangsung selama beberapa jam, seluruh tim penguji menyatakan bahwa Yenny Vera Febriyanti dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Sebelas Maret. Tepuk tangan panjang menggema di ruang sidang, menandai momen bersejarah bagi perjalanan akademiknya.

Dalam pidato singkatnya, Yenny menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan terima kasih mendalam kepada para promotor, penguji, serta keluarga yang menjadi sumber kekuatan selama menempuh studi doktoral. “Disertasi ini bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan panggilan hati untuk mendorong kepemimpinan yang lebih beretika dan berempati terhadap bumi,” ungkapnya dengan penuh haru. Ia berharap hasil penelitiannya dapat menjadi kontribusi nyata bagi dunia akademik, dunia usaha, dan kebijakan publik di Indonesia.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ujian terbuka promosi doktor ini juga menjadi bukti komitmen Universitas Sebelas Maret dalam menghasilkan lulusan doktor yang memiliki kemampuan berpikir kritis, berintegritas ilmiah, dan berorientasi pada keberlanjutan. Kehadiran para guru besar dan akademisi senior di dalam sidang turut memperlihatkan atmosfer ilmiah yang kuat serta penghargaan tinggi terhadap riset-riset yang memiliki dampak sosial dan lingkungan.

Dengan selesainya ujian terbuka ini, Dr. Yenny Vera Febriyanti, S.E., M.Akt., resmi bergabung dalam jajaran akademisi doktoral di bidang Akuntansi. Melalui karyanya yang menekankan pentingnya kesadaran rendah karbon dan emisi dalam pengungkapan akuntansi, ia menorehkan kontribusi berarti dalam memperkuat arah riset akuntansi menuju masa depan yang lebih hijau, humanis, dan berkelanjutan.

Universitas Sebelas Maret pun kembali meneguhkan reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi riset terkemuka di Indonesia yang mampu melahirkan doktor-doktor dengan pemikiran visioner dan dedikasi tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan. [NH]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *