PP Nomor 43 Tahun 2009 menegaskan bahwa setiap lembaga pemerintahan wajib menyelenggarakan pengelolaan arsip secara sistematis dan berkelanjutan. Aplikasi Srikandi, yang dikembangkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), menjadi instrumen resmi dalam mendukung digitalisasi dokumen dan surat menyurat antar instansi.
“Kami berharap seluruh satuan pendidikan di Ngawi mampu menerapkan sistem arsip digital secara konsisten. Ini bukan hanya soal efisiensi, tapi juga soal transparansi dan akuntabilitas publik,” pungkas Kabul.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan nasional transformasi digital birokrasi, sekaligus memperkuat kapasitas SDM pendidikan dalam pengelolaan dokumen yang tertib dan profesional. [Don]







