“Baru kali ini Desa Moropelang kebanjiran. Hujan semalam sangat deras hingga membuat sungai meluap. Sekarang kami berupaya meninggikan tanggul,” ujar Abdul Muntholib, salah satu warga.
Meski banjir belum sepenuhnya surut, warga tetap berusaha beraktivitas. Para siswa bahkan harus melepas sepatu untuk melewati jalan yang tergenang air demi bisa sampai ke sekolah.
Kepala Desa Moropelang, Khoyif Fuad, membenarkan adanya banjir di wilayahnya. Ia menyebutkan, genangan air terjadi di lima RT, yakni RT/RW 2/4, 1/6, 3/4, 3/5, dan 2/4.







