Dalam sesi debat, pasangan calon yang tidak mendapat giliran pertanyaan juga diberikan kesempatan untuk menanggapi jawaban lawannya. Hal ini untuk memberikan masyarakat Kota Kediri gambaran yang lebih jelas mengenai pandangan dan komitmen masing-masing calon terhadap isu-isu utama yang menjadi perhatian publik.
Ketua KPU Kota Kediri Reza Christian mengatakan, debat ini adalah bagian penting dari tahapan Pilkada Kota Kediri yang akan mencapai puncaknya pada 27 November 2024 mendatang. “Debat ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memahami visi, misi, dan program-program dari masing-masing pasangan calon,” kata Reza.
Reza menambahkan bahwa debat publik ini akan digelar dua kali, yaitu pada 1 November dan 20 November mendatang. Menurutnya, momen debat seperti ini sangat berharga karena menjadi sarana bagi masyarakat untuk mendengar langsung rencana-rencana yang ditawarkan calon pemimpin mereka.
“Masyarakat bisa menilai dan membandingkan program dari masing-masing pasangan calon sehingga mereka dapat membuat pilihan yang lebih bijak,” jelas Reza.







