Beliau menutup amanatnya dengan pesan agar para santri terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Dari tangan para santri, masa depan Indonesia akan ditulis,” pungkasnya.
Dandim 0711/Pemalang yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya apel tersebut. Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan dan meneguhkan peran santri dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Nilai perjuangan dan nasionalisme para santri harus terus kita wariskan. Semangat cinta tanah air dan pengabdian kepada bangsa merupakan bagian tak terpisahkan dari jati diri santri Indonesia,” ungkap Dandim.
Kegiatan apel diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta kemajuan pesantren dan para santri di seluruh Indonesia. [SIS]







