“TNI wajib turun langsung dalam penanganan bencana alam. Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk tanggung jawab untuk membantu masyarakat. Saat ini kami bersama instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap rumah warga dan jembatan yang terdampak banjir bandang, agar penanganan lanjutan dapat dilakukan secara tepat dan cepat,” tegas Dandim.
Dandim juga menambahkan bahwa jajaran Kodim 0711/Pemalang terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD, serta relawan guna mempercepat proses evakuasi, distribusi bantuan, dan pemulihan pascabencana.
Peninjauan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah dan Forkopimda Kabupaten Pemalang ini menunjukkan kehadiran pemerintah dan aparat di tengah masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan banjir bandang di wilayah Kabupaten Pemalang dapat dilaksanakan secara cepat, terpadu, dan efektif. [SIS]







