JATAM: Pencabutan Izin Tambang oleh Kementerian Investasi Diduga Sarat Konflik Kepentingan

  • Whatsapp
Sebuah ekskavator sedang menguruk tambang nikel di Pulau Wawonii, Sulawesi Selatan, 8 Februari 2023. (Foto: Adek Berry/AFP)

Jaringan Advokasi Tambang (TAJAM) menyoroti polemik dugaan pencabutan ribuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) oleh Menteri Investasi, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, serta penerapan tarif atau fee bagi perusahaan tambang yang ingin memperbarui izin usahanya.

Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mengatakan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia diduga memiliki konflik kepentingan dan berpotensi melakukan praktik korupsi dalam pencabutan ribuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan penetapan tarif bagi perusahaan tambang yang ingin memperbarui izin usaha.Pasalnya, menurut JATAM, Bahlil punya kewenangan sebagai pejabat sekaligus pengusaha yang memiliki saham di sejumlah perusahaan tambang.

Bacaan Lainnya

Koordinator Nasional, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), Melky Nahar, mengatakan dilantiknya Bahlil sebagai Menteri Investasi tidak terlepas dari keterlibatannya sebagai tim pemenangan dan salah satu penyandang dana pasangan Presiden dan Wakil Presiden saat ini, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, pada pemilu 2019 lalu.

Praktik politik kekuasaan ini, kata Melky, menjadi bukti bahwa pemerintahan di Indonesia dikendalikan oleh pemilik modal.

“Sebetulnya sedang menunjukkan betapa kekuasaan politik kita hari ini memang benar-benar dikendalikan oleh para cukong itu sendiri. Sebagiannya justru menjadi bagian terpenting dari Kabinet Indonesia Maju. Sebagian besar lainnya ada di parlemen, dan semuanya tidak sedang bekerja untuk bagaimana menyelamatkan ruang hidup warga yang tersisa, tapi semua justru sedang bekerja melayani kepentingan diri dan kelompok, dan dengan mudah mengotak-atik regulasi dan kebijakan seturut dengan kepentingan mereka sendiri,” kata Melky.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *