Hamas Kecam Penunjukan Sepihak PM Baru Palestina oleh Abbas

  • Whatsapp
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri) bersama Perdana Menteri Palestina yang baru diangkat, Mohammad Mustafa, di Ramallah pada 14 Maret 2024. (Foto: PPO/AFP)

Kelompok Islam Hamas pada Jumat (15/3) mengkritik Presiden Palestina Mahmoud Abbas karena secara “sepihak” menunjuk sekutu dan tokoh bisnis terkemuka sebagai perdana menteri dengan mandat untuk membantu reformasi Otoritas Palestina (Paelestinian Authority/PA) dan membangun kembali Gaza.

Penunjukan Mohammad Mustafa terjadi setelah mningkatnya tekanan untuk merombak badan pemerintahan wilayah Palestina yang diduduki dan meningkatkan pemerintahan di Tepi Barat yang diduduki, yang menjadi basis badan tersebut.

Bacaan Lainnya

Hamas mengatakan keputusan itu diambil tanpa berkonsultasi terlebih dahulu, meskipun pada kenyataannya mereka baru-baru ini mengambil bagian dalam pertemuan di Moskow yang juga dihadiri oleh gerakan Fatah pimpinan Abbas untuk mengakhiri perpecahan yang telah lama melemahkan aspirasi politik Palestina.

“Kami menyatakan penolakan kami untuk melanjutkan pendekatan yang telah dan terus merugikan rakyat dan perjuangan nasional kam“Mengambil keputusan individu dan melakukan langkah-langkah yang dangkal dan kosong seperti membentuk pemerintahan baru tanpa konsensus nasional hanya akan memperkuat kebijakan unilateralisme dan memperdalam perpecahan.”i,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan.

Pada saat berperang dengan Israel, warga Palestina membutuhkan kepemimpinan terpadu untuk mempersiapkan pemilu demokratis yang bebas yang melibatkan seluruh komponen masyarakat mereka, tambahnya.

Di Tepi Barat, Fatah membalas kritik Hamas terhadap Abbas, dan menyalahkan Hamas atas apa yang menimpa Gaza sejak mereka secara sepihak melakukan “petualangan 7 Oktober”.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *