CEO TikTok Sebut RUU yang Mengancam Pelarangan Aplikasinya Ancam UMKM AS

  • Whatsapp
Shou Zi Chew, CEO TikTok, bersaksi di hadapan anggota Senat di Gedung Capitol, Washington, dalam pertemuan mengenai krisis eksploitasi seksual pada anak-anak dan raksasa teknologi, pada 31 Januari 2024. (Foto: AFP/Andrew Caballero-Reynolds)

( DN ) – DPR AS pada hari Rabu (13/3) dengan suara hampir bulat menyetujui rancangan undang-undang yang akan mewajibkan perusahaan China yang menaungi TikTok, ByteDance, untuk mendivestasi asetnya di AS dalam enam bulan setelah RUU itu disahkan. Jika tidak, TikTok akan dilarang beroperasi di Amerika. RUU itu menjadi ancaman terbesar bagi TikTok sejak pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *