PBB Tuduh Israel Halangi Evakuasi Medis di Gaza

  • Whatsapp
Konvoi ambulans bergerak di Jalur Gaza dalam upaya untuk mengevakuasi pasien dari Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, pada 18 Februari 2024.

(MDN) – Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) telah menuduh pasukan Israel menghalangi evakuasi medis pasien dari rumah sakit di Gaza, dan mencegah mereka mencapai fasilitas medis lain di daerah Rafah yang berbatasan dengan Mesir selama beberapa jam pada hari Minggu (25/2) lalu.

Juru bicara OCHA Jens Laerke mengatakan pada hari Selasa (27/2) bahwa konvoi medis tersebut mengangkut 24 pasien, termasuk satu perempuan hamil dan satu ibu serta bayi yang baru lahir, dari Rumah Sakit Al Amal di Khan Younis.

Bacaan Lainnya

“Militer Israel memaksa pasien dan staf keluar dari ambulans dan menanggalkan pakaian semua paramedis. Tiga paramedis kemudian ditahan, meskipun data pribadi mereka telah diberikan kepada pasukan Israel sebelumnya, sementara konvoi lainnya tetap di sana selama lebih dari tujuh jam. Seorang paramedis telah dibebaskan, dan kami memohon agar dua orang lainnya serta seluruh petugas kesehatan lainnya yang ditahan segera dibebaskan,” ujar Laerke.

Militer Israel belum mengomentari insiden itu, dan hanya mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki rincian yang dituduhkan oleh OCHA.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *