Macron Buka Opsi Pengiriman Pasukan Barat ke Ukraina, AS Menolak

  • Whatsapp
Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara pada konferensi pers tentang Ukraina di Paris (26/2).

( DN ) – Gedung Putih mengatakan pada hari Selasa (27/2) bahwa Amerika Serikat tidak akan mengirim pasukannya ke Ukraina untuk berperang, setelah sebelumnya Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak opsi untuk tidak menerjunkan pasukan Barat di Ukraina.

Presiden Joe Biden “selama ini dengan jelas menyatakan bahwa AS tidak akan mengirimkan pasukan untuk berperang di Ukraina,” kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS Adrienne Watson dalam sebuah pernyataan.

Bacaan Lainnya

Saat ditanya apakah Amerika Serikat bisa mengirimkan pasukan untuk tujuan lain, seperti latihan, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller mengatakan bahwa pemerintahan Biden menentang penerjunan pasukan untuk maksud apa pun ke Ukraina.

“Kita tidak akan menerjunkan pasukan di Ukraina. Presiden sudah sangat jelas,” kata Miller kepada wartawan.

Baik Gedung Putih maupuan Departemen Luar Negeri AS mengatakan, prioritas mereka saat ini adalah agar Kongres AS menyetujui paket bantuan militer baru untuk Ukraina.

“Pada dasarnya, kami berpendapat bahwa jalan menuju kemenangan bagi Ukraina saat ini ada di DPR AS,” kata Miller.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *