JPPI Anggap Indonesia Belum Siap Terapkan Skema Pinjaman Pendidikan

  • Whatsapp
ILUSTRASI - Mahasiswa baru Unila mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru, 15-19 Agustus 2022. (Foto: Humas Unila)

Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menerapkan skema pinjaman pendidikan (student loan) guna membantu mahasiswa yang kesulitan untuk membayar uang kuliah. Meskipun telah diterapkan di berbagai negara maju, skema tersebut dinilai sejumlah pihak belum tepat diterapkan di Indonesia. 

Salah satu yang bersikeras mengganggap skema itu belum tepat diterapkan adalah Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji. Ubaid menilai lembaga-lembaga keuangan di Indonesia belum mampu melakukan pembiayaan pendidikan yang berkelanjutan dan tidak adanya jaminan pasti kapan mahasiswa harus membayar utangnya.
“Kapan itu mahasiswa harus membayar utangnya itu. Apakah seperti di Indonesia yang hari ini akad, bulan depan langsung (bayar) atau nunggu lulus misalnya atau nunggu kerja misalnya. Nah ini kan tidak ada kepastian di Indonesia,” ungkap Ubaid.Persoalan tersebut, katanya, juga diikuti dengan beberapa permasalahan lain termasuk tingkat kesulitan tes untuk masuk ke perguruan tinggi, dan tingkat keberhasilan mahasiswa untuk lulus. Apalagi, generasi penerus bangsa ini, menurutnya, masih dihadapkan pada persoalan sulitnya mencari kerja.

Bacaan Lainnya

“Sehingga potensi untuk gagal bayar itu sangat besar. Buat mereka yang jalurnya mulus, artinya dapat kerjaan setelah lulus, banyak juga kan yang harus bekerja dengan gaji di bawah UMR. Kalau misalnya dia harus menanggung (utang, red) selama kuliah, baru pada usia 40-50 tahun akan lunas. Itupun baru lunas urusan ijazah, sehingga memberatkan masyarakat,” jelasnya.

FILE - Calon mahasiswa mengikuti ujian masuk berbasis komputer di UGM, Yogyakarta, 26 Juni 2022. Dana abadi diharapkan meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi. (Foto: UGM)
FILE – Calon mahasiswa mengikuti ujian masuk berbasis komputer di UGM, Yogyakarta, 26 Juni 2022. Dana abadi diharapkan meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi. (Foto: UGM)

Student loan adalah pinjaman pendidikan dari negara yang dikembalikan tanpa bunga dengan proses cicilan. Proses cicilan dapat dilakukan setelah mahasiswa lulus dengan cara memotong gaji lulusan sekian persen untuk membayar utang dana kuliah yang telah dipakai.

Ia pun menyoroti Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menawarkan pembayaran uang kuliah menggunakan fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol), yang dianggapnya bisa berdampak buruk bagi dunia pendidikan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *