Akankah Debat Mempengaruhi Pilihan Pemilih

  • Whatsapp
Debat Pertama Capres 2024 yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum RI (KPU RI) menghadirkan ketiga calon presiden yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan pada Selasa (12/12) di Jakarta. (VOA/Indra Yoga)

Komisi Pemilihan Umum akan menggelar debat pemilihan presiden 2024 terakhir di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta pada Minggu (4/2). Seberapa besar sebenarnya acara debat seperti ini mempengaruhi pilihan para pemilih di TPS?

Untuk terakhir kalinya tiga calon presiden yang akan bertarung di pemilu presiden 14 Februari nanti akan saling berhadapan dan beradu argumen di depan publik dan disiarkan oleh jaringan televisi dan radio nasional. Isu pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi serta kesejahteraan sosial dan inklusi menjadi topik debat sesi pamungkas ini.Berbicara dalam konferensi pers Jumat (2/2) di kantor KPU, anggota KPU August Mellaz menjelaskan secara umum format dan teknis, debat kelima ini tidak berubah dari debat sebelumnya. Namun akan ada penambahan durasi pada sesi pernyataan penutup dari dua menit menjadi empat menit.

Bacaan Lainnya

Penambahan durasi diusulkan oleh tim kampanye, yang ingin menyampaikan visi, misi dan program kerja untuk menyakinkan pemilih di saat-saat terakhir sebelum pemungutan suara. Ketiga kandidat dan KPU kemudian menyepakati usul itu.

Komisioner KPU August Melast memberikan sambutan dalam pembukaan Festival Pemilu. (Foto: Courtesy/Bijak Memilih)
Komisioner KPU August Melast memberikan sambutan dalam pembukaan Festival Pemilu. (Foto: Courtesy/Bijak Memilih)

Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan KPU pasca empat kali debat yang ditayangkan sembilan televisi nasional, ada antusiasme publik yang sangat besar pada acara debat ini. August mengatakan ada 94 juta lebih penonton yang menyaksikan setiap debat acara debat.

“Dan harapannya tentu ini akan menjadikan tujuan kampanye melalui metode debat ini menjadi satu instrumen yang penting bagi pemilih untuk memastikan bahwa memang ini lah kualifikasi dari setiap pasangan calon, baik presiden maupun wakil presiden, yang diberikan ruang dalam pelaksanaan debat untuk memaparkan visi, misi, maupun programnya,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *