Hong Kong Hukum Empat Orang Terkait Kerusuhan pada 2019

  • Whatsapp
Sejumlah demonstran bergerak keluar dari ruang utama geduing pemerintahan Hong Kong dalam aksi protes pada 2 Juli 2019. (Foto: AFP/Anthony Wallace)

( DN ) – Empat pria Hong Kong divonis bersalah pada Kamis (1/2), karena melakukan kerusuhan saat terjadi penyerbuan dan penggeledahan terhadap badan legislatif kota tersebut pada 2019. Kejadian itu merupakan bagian dari gerakan pro-demokrasi yang menimbulkan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pemerintah yang didukung Beijing.

Kerusuhan tersebut adalah episode paling keras dalam tahap awal protes besar yang mengguncang pusat keuangan tersebut tahun itu, dan akhirnya mendorong Beijing untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional untuk meredam perbedaan pendapat.

Bacaan Lainnya

Ratusan pengunjuk rasa menerobos masuk ke gedung legislatif pada malam tanggal 1 Juli 2019, memecahkan jendela dan menyemprot cat grafiti pada peringatan 22 tahun penyerahan kembali Hong Kong dari Inggris kepada China.

Sebanyak 14 orang kemudian didakwa melakukan kerusuhan — yang terancam hukuman hingga 10 tahun penjara — dan berbagai pelanggaran ringan seperti memasuki ruang Dewan Legislatif dan pidana perusakan.

Delapan orang telah mengaku bersalah atas tuduhan kerusuhan, termasuk Althea Suen, mantan tokoh mahasiswa Universitas Hong Kong, serta aktivis lokal Ventus Lau dan Owen Chow.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *