SIDOARJO | DN – Di tengah derasnya hujan dan rapuhnya dinding rumah, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan persoalan hunian tidak layak. Empat rumah di tiga kecamatan menjadi sasaran perbaikan terbaru dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang digagas Bupati H. Subandi.
Inspeksi mendadak yang dilakukan Subandi pada Minggu (11/1/2026) bukan sekadar kunjungan, tetapi bentuk nyata dari kepemimpinan yang menyentuh akar persoalan. “Januari ini saja sudah ada 10 RTLH yang kami perbaiki. Hari ini saya cek lagi empat rumah untuk segera dieksekusi,” tegasnya.
Salah satu rumah yang dikunjungi berada di Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu. Milik Siswanto, rumah tersebut mengalami kerusakan parah: atap ruang tamu jebol, lantai lebih rendah dari jalan, dan kamar mandi tak layak pakai.
“Perbaikannya meliputi atap, peninggian lantai agar tidak banjir, dan kamar mandi juga akan kita perbaiki,” ujar Subandi.
Di Tropodo, Kecamatan Krian, rumah Nurcholis (58) menjadi saksi bisu usia bangunan yang tak pernah tersentuh renovasi sejak 1977. “Saya terpaksa tidur di ruang tamu karena hanya itu bagian yang masih bisa ditempati,” ungkapnya.







