Barbershop Pemuda Dusun Gol Tetap Eksis Berkat Program Pemberdayaan

  • Whatsapp

Keinginan membuka usaha pangkas rambut sempat terhambat karena keterbatasan modal. Namun dukungan datang dari kepala dusun yang mengusulkan Rodi untuk mendapat bantuan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Berkat program pemberdayaan itu, sebuah tempat cukur sederhana dibangun di depan rumahnya. Tak hanya fasilitas, Rodi juga mendapat pelatihan pengelolaan keuangan serta dukungan promosi melalui media sosial.

Kini, barbershop miliknya tetap beroperasi dan menjadi tempat berkumpul anak muda di dusun. “Kadang teman-teman datang malam-malam untuk cukur. Walau saya tidak selalu buka setiap hari, usaha ini tetap berjalan,” kata Rodi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *