Selain itu, 63 lembaga pendidikan turut terdampak, membuat aktivitas belajar mengajar terhenti. Sejumlah sekolah terpaksa menunda kegiatan tatap muka dan beralih ke metode darurat.
Pemkab Lamongan mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah juga meminta masyarakat untuk segera melapor jika terjadi peningkatan genangan atau kerusakan infrastruktur.
“Kami terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan BPBD serta dinas terkait untuk memastikan bantuan dan penanganan berjalan maksimal,” ujar M. Nalikan.







