Dari Ember Hingga Panel Surya, KKN UGM Ubah Wajah Karang Anyar Pantai Tarakan

  • Whatsapp

TARAKAN | DN — Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan program integrasi pangan dan lingkungan berkelanjutan di Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kalimantan Utara. Inovasi ini menyasar dua fokus utama: kemandirian pangan warga pesisir dan pembentukan karakter peduli lingkungan di satuan pendidikan.

Di pemukiman warga yang padat, tim KKN-PPM Menggala Juwata memperkenalkan teknik Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber). Metode ini mengombinasikan ternak lele dan budidaya kangkung dalam satu wadah ramah lahan terbatas. Untuk menjaga efisiensi, mahasiswa melengkapi sistem tersebut dengan alat pemantau pH dan kekeruhan air berbasis digital bernama BUDIMON yang dapat diakses langsung melalui ponsel pintar warga. Selain itu, limbah air kolam diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC) menggunakan EM4 guna mendukung pertanian urban tanpa menyisakan limbah buangan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sementara itu, di sektor pendidikan, tim KKN-PPM UGM Periode II mendampingi Budi Utomo Boarding School Tarakan menuju predikat Sekolah Adiwiyata. Program ini mencakup pemilahan sampah tiga kategori (organik, anorganik, dan B3), pembuatan eco-enzyme dari limbah organik dapur, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga pengenalan teknologi energi terbarukan melalui peragaan panel surya. Sesi edukasi ditutup dengan penghijauan kawasan sekolah melalui penanaman bibit pohon buah seperti mangga dan rambutan.

Sinergi antara teknologi tepat guna di tingkat RT dan edukasi lingkungan berbasis sekolah ini diharapkan menjadi model percontohan pembangunan berkelanjutan yang mandiri dan replikabel bagi wilayah pesisir Kalimantan Utara. [MT]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *