Tingkatkan Jiwa Nasionalisme, Pemdes Kebaron Bersama Lembaga Desa Khidmat Gelar Doa Bersama

  • Whatsapp

SIDOARJO | DN – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum berharga bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Kebaron, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Dalam upaya menumbuhkan jiwa nasionalisme serta merawat ingatan sejarah, Pemdes Kebaron menggelar ziarah dan tabur bunga di makam para pejuang desa pada Senin (17/08/2026).

Prosesi yang berlangsung penuh khidmat ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Kebaron, Nyoto, didampingi seluruh jajaran perangkat desa. Turut hadir Babinsa Koramil 0816/05 Tulangan, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Kebaron Qosim, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), seluruh Ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama secara khusyuk untuk mengiringi arwah para pahlawan yang telah gugur. Setelah itu, rombongan melakukan prosesi tabur bunga di atas pusara pejuang sebagai bentuk penghormatan setinggi-tingginya atas pengorbanan mereka dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Dalam penyampaiannya, Plt Kepala Desa Kebaron, Nyoto, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan media refleksi bersama untuk memetik nilai-nilai keteladanan dari para pendahulu.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Ziarah ini menjadi pengingat bagi kita semua akan beratnya perjuangan masa lalu. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan estafet tersebut dengan kerja nyata—membangun Desa Kebaron agar makin maju, sejahtera, dan rukun,” ujar Nyoto.

Senada dengan hal tersebut, Ketua LPMD Desa Kebaron, Qosim, menyampaikan apresiasinya atas kekompakan seluruh elemen lembaga desa dan aparat sipil maupun TNI yang hadir bersatu dalam kegiatan bersejarah ini.

“Kami terharu melihat kebersamaan ini. Semangat gotong royong yang diwariskan para pejuang harus terus kita jaga. Momen ini mempererat silaturahmi sekaligus mengingatkan bahwa masa depan Desa Kebaron ada di tangan kita bersama,” tutur Qosim.

Kehadiran warga sekitar juga menambah kehangatan suasana. Sunardi (52), salah seorang warga Desa Kebaron yang ikut menyaksikan kegiatan tersebut, mengaku tersentuh dengan kepedulian jajaran pemerintah desa terhadap sejarah lokal.

“Sebagai warga, kami bangga Pemdes dan lembaga desa tidak lupa pada sejarah dan makam para sesepuh pejuang di sini. Acara seperti ini membuat anak-anak muda paham bahwa desa ini berdiri atas perjuangan keras, sehingga kita wajib menjaga kerukunannya,” ungkap Sunardi.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan foto bersama jajaran Pemdes Kebaron, Babinsa, dan tokoh masyarakat di area makam sebagai simbol komitmen tunggal untuk mengawal kemajuan Desa Kebaron ke depan. [SWD]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *