TARAKAN | DN — Upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjaga kelestarian lingkungan terus digalakkan di Kalimantan Utara. Melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM 2026, puluhan mahasiswa diterjunkan ke Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, membawa deretan program inovatif berbasis pemberdayaan warga.
Inisiatif yang diusung berfokus pada dua pilar utama: modernisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta tata kelola lingkungan pesisir secara berkelanjutan.
Di sektor ekonomi, tim KKN-PPM UGM melakukan pendampingan komprehensif mulai dari pembenahan internal hingga perluasan pasar digital. Mahasiswa membimbing pelaku usaha lokal menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) dan menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna menjamin mutu serta keamanan produksi.
Guna menembus pasar yang lebih luas, titik usaha warga didaftarkan pada Google Maps dan diintegrasikan ke ekosistem digital seperti Shopee, GoFood, serta GrabFood. Nilai tambah produk lokal juga ditingkatkan lewat pelatihan olahan pangan, salah satunya mengemas pisang menjadi produk kuliner bernilai jual tinggi.
Sejalan dengan penguatan UMKM, edukasi pelestarian lingkungan pesisir menjadi agenda sentral. Mahasiswa mengajak warga memanfaatkan buah Pidada Merah—salah satu vegetasi mangrove lokal—untuk diolah menjadi sirup bernilai ekonomis. Langkah ini tak hanya membuka peluang pendapatan baru, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat ekosistem mangrove.
Masalah sampah rumah tangga pun disentuh lewat pelatihan pengelolaan sampah berbasis 3R dan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Integrasi pemanfaatan sisa makanan dan penanaman bibit di pekarangan warga turut melengkapi upaya penghijauan kawasan.
Seluruh rangkaian program ini dirancang sebagai pemantik keberlanjutan, membuktikan bahwa kemajuan ekonomi lokal dan pelestarian alam pesisir dapat berjalan berdampingan demi terwujudnya Tarakan yang hijau dan mandiri. [MT]








