Asa Baru Warga Kesongo: Jembatan Brang Etan Hasil Gotong Royong TNI-Rakyat Segera Beroperasi

  • Whatsapp

BOJONEGORO | DN – Pembangunan fisik Jembatan Brang Etan melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, kini memasuki tahapan penyelesaian akhir (finishing). Infrastruktur penghubung antarwilayah tersebut berdiri kokoh dan siap mempermudah mobilitas harian warga setempat.

Di lokasi kegiatan, semangat gotong royong memuncak ketika personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat saling bahu-membahu menuntaskan pengerjaan pagar pengaman jembatan. Tanpa hirau sengatan matahari, para prajurit bekerja ekstra teliti—bahkan hingga posisi membungkuk dan telungkup—demi memastikan seluruh celah besi terlapisi cat pelindung antikarat secara merata.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menyampaikan bahwa konsentrasi pengerjaan saat ini berfokus pada kerapian serta penguatan struktur pendukung jembatan.

“Pengerjaan fisik jembatan sudah memasuki tahap finishing, khususnya pengecatan pagar pengaman serta penyempurnaan detail bangunan. Sinergi prajurit dan warga terus terjalin erat agar jembatan ini secepatnya dapat dimanfaatkan secara aman dan nyaman,” ujar Lettu Ckm Purnomo.

Sebelum disentuh program TMMD, kondisi Jembatan Brang Etan tergolong amat memprihatinkan. Alas jembatan yang masih berupa kayu lapuk kerap patah, sementara penopang besi di bawahnya digerogoti karat parah. Kondisi berisiko tinggi ini telah bertahun-tahun menghambat aktivitas warga, terutama para petani yang mengangkut hasil panen serta anak-anak yang hendak menuju sekolah.

Kini, wajah infrastruktur vital tersebut bertransformasi total. Konstruksi beton bertulang yang kuat dipadukan dengan pagar pengaman yang rapi memberikan jaminan keselamatan bagi para pengguna jalan.

Kehadiran Jembatan Brang Etan tak sekadar memangkas hambatan transportasi, tetapi juga diproyeksikan mampu mendongkrak distribusi komoditas pertanian dan mempercepat laju perekonomian di Kecamatan Kedungadem. Lebih dari itu, keberhasilan proyek ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menggerakkan pembangunan dari pelosok desa. [J2]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *