Menuju Muktamar ke-35 NU: Progres Fisik Tambakberas Capai 70 Persen, Lahan Parkir 3 Hektare Disiapkan

  • Whatsapp

JOMBANG | DN – Panitia lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memperketat pengamanan di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Sebanyak 2.000 personel gabungan serta 450 unit kamera pengawas (CCTV) disiagakan untuk mengawal perhelatan akbar yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

Langkah antisipasi ini diambil mengingat forum musyawarah tertinggi lima tahunan NU tersebut selalu menjadi magnet bagi puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah maupun luar negeri.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), menegaskan bahwa pengamanan ekstra menjadi prioritas utama panitia untuk menjamin kenyamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

“Kami melibatkan personel keamanan internal pesantren, Banser, Gasmi, Pagar Nusa, serta jajaran TNI dan Polri. Pengamanan harus dipikirkan secara matang karena jumlah masyarakat yang hadir diprediksi melonjak jauh di atas kapasitas normal,” kata Gus Rozaq, mengutip Jawa Pos Radar Jombang, Minggu (26/7/2026).

Selain memobilisasi ribuan personel di lapangan, panitia lokal mengoptimalkan teknologi digital untuk memantau situasi secara real-time. Ratusan kamera pengawas disebar di berbagai titik krusial guna memantau pergerakan massa dan kelancaran arus lalu lintas.

Gus Rozaq merincikan, sebanyak 50 unit CCTV ditempatkan di sepanjang jalur akses menuju kompleks muktamar. Sementara itu, 400 unit CCTV dipasang di enam titik strategis di dalam gedung utama, khususnya area ruang sidang dan rapat komisi.

“Seluruh kamera beroperasi selama 24 jam nonstop. Setiap pergerakan orang yang keluar-masuk area gedung, terutama di lokasi rapat komisi, dapat dipantau secara ketat,” tegasnya.

Di sisi lain, pengerjaan sarana dan prasarana pendukung di kompleks Pesantren Bahrul Ulum terus dikebut. Panitia mencatat progres fisik persiapan tempat perhelatan saat ini telah menembus angka 70 persen dan ditargetkan rampung tepat waktu.

Fokus pengerjaan saat ini tertuju pada pematangan lahan parkir seluas tiga hektare di sisi timur kompleks pesantren yang masih dalam proses pengurukan, serta penataan area bazar UMKM.

Panitia lokal juga telah menyiapkan fasilitas pendukung mulai dari akomodasi, layanan transportasi, hingga posko kesehatan bagi para tamu.

“Terkait data alur kedatangan dan teknis registrasi peserta, panitia daerah terus berkoordinasi dan menunggu arahan resmi dari PBNU,” jelas Gus Rozaq.

Penunjukan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU sebelumnya telah disahkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah di Jakarta pada 7 Juli 2026 lalu.

Berdasarkan data PBNU, muktamar ini diperkirakan bakal dihadiri sekitar 3.300 peserta resmi utusan Pengurus Cabang NU (PCNU) dan Pengurus Wilayah NU (PWNU) se-Indonesia.

Selain delegasi domestik, perhelatan ini juga akan dihadiri pengurus Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) dari berbagai negara, seperti Maroko, Mesir, Suriah, Arab Saudi, hingga Nigeria, serta perwakilan diplomatik dari negara sahabat. [STS]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *