SIDOARJO | DN – Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 Tingkat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Kecamatan Gedangan tampil sebagai yang terbaik dan sukses menyabet gelar juara umum setelah mendominasi perolehan poin tertinggi, yakni 166 poin, dalam malam penutupan yang dihelat di Pendopo Delta Wibawa, Senin malam (20/7/2026).
Berdasarkan rekapitulasi akhir dewan hakim, posisi kedua diraih oleh Kecamatan Candi dengan raihan 118 poin, disusul Kecamatan Waru di peringkat ketiga dengan koleksi 110 poin. Sementara itu, untuk kategori prestisius defile terbaik, penghargaan khusus berhasil diamankan oleh kontingen dari Kecamatan Sedati.
Penutupan ajang keagamaan bergengsi ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah. Bupati Sidoarjo, Subandi, hadir memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kafilah. Sebagai bentuk penghargaan nyata, Pemkab Sidoarjo menyiapkan dua tiket umrah melalui mekanisme pengundian yang diperuntukkan bagi seluruh peraih juara pertama di setiap cabang musabaqah. Selain itu, dana pembinaan bagi para pemenang dipastikan disalurkan secara nontunai demi transparansi dan efisiensi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, dalam Laporannya menyampaikan bahwa perhelatan MTQ tahun ini mencatatkan antusiasme tinggi dengan melibatkan lebih dari 520 peserta yang berkompetisi di 40 cabang musabaqah. Dari total peserta tersebut, sebanyak 150 orang sukses keluar sebagai juara di bidangnya masing-masing.
“Alhamdulillah, Kabupaten Sidoarjo merupakan gudangnya qari dan qariah. Melalui MTQ ini, kita berharap terus lahir qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu mengharumkan nama Sidoarjo di tingkat Provinsi Jawa Timur hingga tingkat nasional,” ujar Fenny.
Lebih lanjut, Fenny memberikan dorongan moral kepada para peserta yang belum berkesempatan naik podium agar tidak berkecil hati. Menurutnya, esensi utama dari MTQ bukan sekadar memburu trofi kemenangan, melainkan wadah pembinaan jangka panjang demi melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an.
“Yang belum menjadi juara jangan patah semangat. Teruslah berlatih dan belajar karena kesempatan untuk berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional masih terbuka lebar. Saya juga berharap melalui ajang ini semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi,” pungkasnya. [SWD]








