Keselamatan Siswa Diutamakan, Pemkab Tuban Tangani Cepat Kerusakan Sekolah

  • Whatsapp

TUBAN | DN – Pemerintah Kabupaten Tuban memastikan penanganan cepat atas kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kutorejo III, Kecamatan Tuban. Langkah sigap dilakukan untuk menjamin keamanan warga sekolah sekaligus menjaga keberlangsungan proses pembelajaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Irma Putri Kartika, menyampaikan bahwa kerusakan berupa robohnya sosoran atap teras terjadi setelah aktivitas belajar mengajar selesai. Dengan demikian, tidak ada siswa maupun guru yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Peristiwa ini terjadi pada siang menjelang sore hari, setelah kegiatan pembelajaran berakhir. Alhamdulillah tidak ada korban, baik siswa maupun tenaga pendidik,” ujar Irma, Jumat (—).

Informasi awal terkait kejadian tersebut diketahui dari warga sekitar sekolah yang kemudian melaporkannya kepada pihak berwenang. Menindaklanjuti laporan itu, Dinas Pendidikan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tuban langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi bangunan.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa bagian yang roboh merupakan sosoran atap teras di luar ruang kelas lantai dua, tepatnya di sekitar kelas VI. Kerusakan diduga dipicu oleh material kayu penyangga yang telah mengalami pelapukan akibat usia bangunan.

“Indikasi awal menunjukkan adanya kayu penyangga yang sudah lapuk sehingga tidak lagi mampu menahan beban,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, dua ruang kelas di lantai atas, yakni kelas V dan VI, untuk sementara tidak digunakan. Meski demikian, Dinas Pendidikan memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan melakukan penyesuaian ruang dan jadwal.

“Keselamatan siswa adalah prioritas utama. Untuk sementara, pembelajaran dialihkan ke ruang kelas lantai bawah dengan sistem masuk pagi dan siang agar proses belajar tetap berlangsung,” tegas Irma.

Sebagai langkah darurat, penanganan awal dilakukan pada malam hari dengan melibatkan tenaga profesional guna mengamankan area terdampak serta mencegah potensi kerusakan lanjutan.

Selain itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban telah melaporkan kondisi tersebut dan mengusulkan kebutuhan anggaran perbaikan melalui Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Kami berharap perbaikan nantinya tidak hanya bersifat sementara, tetapi tuntas dan berkelanjutan sehingga lingkungan belajar di SDN Kutorejo III kembali aman dan nyaman,” pungkasnya. [J2]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *