Pemkab Sidoarjo Perkuat Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Daerah

  • Whatsapp

SIDOARJO | DN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memohon dukungan dan doa dari para ulama untuk keberhasilan pembangunan daerah. Harapan tersebut disampaikan dalam Pengajian Malam Ahad Pahing dan Lailatul Qiraah yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu malam (9/5/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri sekitar seribu jamaah dari Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) dan Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) se-Kabupaten Sidoarjo.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sejumlah ulama turut hadir, di antaranya KH Abdul Aziz Munif, KH Abdi Manaf Soleh, serta KH Lukman Hakim yang memberikan tausiah kepada para jamaah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, hadir mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang meminta doa agar senantiasa diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah pemerintahan.

“Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati memohon doa dan dukungan agar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selalu diberi kekuatan, keistiqamahan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah demi kemaslahatan masyarakat,” ujar Fenny.

Ia menegaskan, pembangunan Kabupaten Sidoarjo tidak dapat dilakukan pemerintah daerah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama dan tokoh agama.

Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.

“Ulama dan umara adalah kekuatan yang dahsyat apabila berjalan bersama dan saling mendukung,” katanya.

Secara pribadi, Fenny juga memohon doa kepada seluruh jamaah agar para pemimpin di Kabupaten Sidoarjo diberikan kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan dalam menjalankan tugasnya.

“Mudah-mudahan pemimpin-pemimpin kita semua sehat, bahagia, dan selamat dunia akhirat,” tuturnya.

Pengajian rutin tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan kalangan ulama serta masyarakat Nahdliyin di Kabupaten Sidoarjo. [SWD]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *