JAKARTA | DN – Pemerintah membuka peluang penyesuaian kuota produksi batu bara dan nikel menyusul kenaikan harga komoditas energi dunia akibat eskalasi konflik geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, relaksasi akan dilakukan secara terukur jika tren kenaikan harga terus berlanjut. “Andai harganya stabil terus, bagus, kami akan membuat relaksasi terhadap perencanaan produksi, tetapi terukur,” ujarnya dalam keterangan yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (26/3/2026).








