JAKARTA | DN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengungkapkan sejumlah tantangan serius yang dihadapi masyarakat di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Tim Panitia Kerja (Panja) Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/1).
Dalam forum tersebut, Gubernur menyoroti dua persoalan utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni keterbatasan infrastruktur dasar dan ketimpangan harga kebutuhan pokok. Ia menyebut harga barang di wilayah perbatasan kerap tidak masuk akal.
“Bayangkan, harga satu karung semen bisa mencapai Rp800 ribu, sementara gas elpiji 3 kg bisa tembus Rp400 ribu,” ungkap Zainal.






