NGAWI | DN – Di tengah arus politik yang kerap dianggap eksklusif dan penuh sekat, PDI Perjuangan Ngawi justru membuka pintu lebar-lebar bagi generasi muda. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 partai berlambang banteng moncong putih itu, Sabtu (10/01/2026), menjadi momentum reflektif yang berbeda: bukan sekadar seremoni, melainkan ruang dialog lintas identitas.
Gedung DPC PDI Perjuangan Ngawi dipenuhi aktivis mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Mereka diundang bukan sebagai pelengkap acara, tetapi sebagai mitra diskusi dalam sarasehan budaya dan politik yang digelar sederhana namun penuh makna.
Tema besar tahun ini, Satyam Eva Jayate—yang berarti “Kebenaran Pasti Menang”—menjadi landasan moral acara. Wakil Sekretaris Bidang Internal DPC Ngawi, Adrisk Fuad Marhandhika, menegaskan bahwa tema ini bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk berdiri di garis kebenaran, bahkan ketika itu tidak populer.
“Dalam situasi sosial-politik yang penuh tekanan, mereka yang tetap teguh pada kebenaran akan menemukan kemenangan yang hakiki,” ujar Adrisk.







