
LAMONGAN – DN | Industri kayu lapis yang terus berkembang dinilai berkontribusi terhadap peningkatan polusi lingkungan di berbagai wilayah. Di balik deru mesin produksi, muncul kekhawatiran terkait dampak yang ditimbulkan, terutama pada kualitas udara, air, kesehatan manusia, dan keseimbangan ekosistem.
Proses pembuatan kayu lapis diketahui menghasilkan partikel berbahaya seperti serbuk kayu, formaldehida, dan senyawa kimia lainnya. Polutan ini berisiko mencemari udara dan menimbulkan gangguan pernapasan, termasuk asma dan bronkitis bagi warga sekitar.







