LAMONGAN |DN – Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi di Lamongan masih belum terkendali dan terus meluas. Kondisi ini memaksa dua pasar hewan di Lamongan, yaitu Pasar Hewan Tikung dan Pasar Hewan Babat, untuk tetap ditutup sementara.
Direktur PD Pasar Lamongan, Hartono, mengonfirmasi bahwa pasar-pasar tersebut belum akan dibuka. “Minggu besok (19 Januari 2025), Pasar Hewan Tikung masih belum dibuka. Begitu juga dengan Pasar Hewan Babat yang beroperasi setiap hari Selasa,” ungkap Hartono kepada Tribun Jatim Network, Sabtu (18 Januari 2025).
Hartono menjelaskan bahwa meskipun tingkat kesembuhan sapi yang terkena PMK cukup tinggi, penyebaran penyakit ini masih terus bertambah. Oleh karena itu, keputusan untuk menutup pasar hewan tetap berlaku.








