LAMONGAN | DN – Kekeringan yang melanda wilayah Lamongan terus meluas, kini mencakup 114 dusun di 57 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Data terbaru dari BPBD Lamongan menunjukkan bahwa musim kemarau yang berkepanjangan telah menyebabkan krisis air bersih di banyak daerah.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Joko Raharto, menjelaskan bahwa hingga saat ini, BPBD telah melakukan dropping air bersih ke seluruh dusun yang terdampak. “Jumlah kecamatan yang mengalami kekeringan menjadi 13 kecamatan. Ini karena kemarau yang sampai awal bulan Oktober ini masih melanda,” ujarnya.
Kecamatan yang terdampak antara lain Tikung, Sarirejo, Lamongan, Kembangbahu, Mantup, Sambeng, Sugio, Kedungpring, Deket, Glagah, Modo, Bluluk, dan Sambeng. Bantuan air bersih tidak hanya datang dari BPBD, tetapi juga dari Polres Lamongan, PKK, serta berbagai pihak swasta.








